Disparekraf DKI Gelar Road to Jakarta Film Week 2021, Hadirkan 4 Film Tematik

 Disparekraf DKI Gelar Road to Jakarta Film Week 2021, Hadirkan 4 Film Tematik
Digiqole ad

JAKARTA – Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Provinsi DKI Jakarta menggelar Road to Jakarta Film Week 2021. Acara yang akan berlangsung pada 5-7 November itu dihelat dalam rangka menyambut Jakarta Film Week 2021.

Mengutip siaran pers pada Kamis (4/11/2021), Road to Jakarta Film Week 2021 akan menghadirkan empat film tematik pilihan para kurator yang mewakili bidang keahlian masing-masing. Kurator tersebut, antara lain Nia Dinata (sutradara), Asmara Abigail (aktor), dan Amir Siregar (kritikus).

Film yang dipilih akan menggambarkan Jakarta dalam sinema yang berasal dari tiga periode waktu, yakni 1950-1969, 1970-1989, 1990-2010. Film yang dipilih oleh para kurator dan akan ditayangkan yaitu, Asmara Dara karya Usmar Ismail yang rilis tahun 1958. Cintaku di Rumah Susun karya Nya’ Abbas Akup rilis 1987, Opera Jakarta karya Sjumandjaja yang rilis 1985, dan Love karya Kabir Bhatia yang rilis 2008 lalu.

Dalam memilih film-film tersebut, selain penggambaran Ibu Kota, para kurator juga mempertimbangkan pendekatan estetika dan kondisi sosial politik di masa tersebut dan dampaknya terhadap perkembangan film di Indonesia.

Film-film tersebut dapat ditonton online selama acara berlangsung, melalui Vidio.com tanpa membayar tiket menonton. Selain menyaksikkan film-film tersebut, selama Road to Jakarta Film Week juga akan diselenggarakan webinar yang diadakan sebanyak tiga kali, dengan narasumber yang sudah berpengalaman di bidangnya.

Narasumber tersebut antara lain, antropolog budaya Aryo Danusiri, Jurnalis Permata Adinda, serta para kurator Road To Jakarta 2021, yaitu Nia Dinata (sutradara), Asmara Abigail (aktor), dan Amir Siregar (kritikus), dengan moderator Gietty Tambunan.

Road To Jakarta Film Week ini akan dilanjutkan dengan festival utama, yang diselenggarakan pada 18-21 November 2021. Jakarta Film Week adalah festival film internasional yang diselenggarakan oleh Disparekaf Provinsi DKI Jakarta bekerjasama dengan Yayasan Super 8mm.

Program-program yang dilaksanakan Jakarta Film Week mencakup penayangan film panjang dan pendek dari berbagai negara, pendanaan ide cerita terpilih dalam Jakarta Film Fund, Masterclass untuk pekerja film profesional, Talks untuk diskusi isu terkini dalam industri film, dan juga Community sebagai wadah bertukar pengalaman dan memperkuat jaringan.

Film panjang dan pendek terpilih akan berkompetisi untuk memenangkan Global Feature Award, Global Short Award, dan Direction Award. Para pelaku industri juga berkesempatan untuk memamerkan karya-karya mereka di ruang Exhibition dan Showcase yang terletak di lokasi utama festival. Jakarta Film Week akan diselenggarakan secara offline dan juga online melalui Vidio.com.

Jakarta Film Week diharapkan menjadi wadah bagi para pelaku industri film Indonesia, terutama di Jakarta agar semakin berkembang baik secara wacana, keterampilan juga pengembangan jaringan.

Selain itu dapat menjadi pemicu bagi industri film di daerah lain untuk semakin berkembang sehingga bisa meningkatkan kualitas industri film di Indonesia secara keseluruhan.

Seluruh program dan informasi terkait Jakarta Film Week sudah dapat diakses di laman www.jakartafilmweek.com. (Ilham)

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *