Dari Makodim Sleman, Danrem 072/Pamungkas Gowes Ke Magelang Panen Jagung

 Dari Makodim Sleman, Danrem 072/Pamungkas Gowes Ke Magelang Panen Jagung
Digiqole ad

Sleman – Danrem 072/Pamungkas Brigjen TNI Puji Cahyono SIP, M.Si bersama Dandim 0731/Kulon Progo Letkol Inf Nurwaliyanto dan Dandim 0732/Sleman Letkol Arm Danny Arianto Pardamean Girsang melaksanakan Gowes ke Magelang.Selasa (27/9/2022). Gowes mengambil start dari Makodim 0732/Sleman dan langsung menuju Makodim 0705/Magelang.

Seusai Gowes Danrem melakukan panen jagung di kebun Rusunawa, Jl Urip Sumoharjo, Wates, Magelang. Di mana tanaman jagung ini ditanam anggota Kodim 0705/Magelang sebagai upaya mendukung ketahanan pangan.

Danrem 072/Pamungkas dalam kesempatan tersebut menyampaikan panen jagung kali ini memanfaatkan kosong milik TNI AD. Di mana hal ini merupakan salah satu program ketahanan pangan dari Kasad Jenderal Dr. Dudung Abdurachman SE, MM dalam rangka TNI AD hadir di tengah masyarakat untuk mengatasi kesulitan rakyat.

Lebih lanjut Danrem mengatakan, kedepannya kita akan bekerja sama dengan Dinas Pertanian untuk mengolah lahan-lahan tidur milik TNI AD agar bisa dimanfaatkan untuk menanam palawija, sayuran maupun pohon keras.

“Kita berupaya memanfaatkan lahan pekarangan dan lahan kosong yang ada di sekitar kantor atau rumah untuk ditanami tanaman sebagai upaya ketahanan pangan”. ungkap Danrem 072/Pamungkas.

Menyambut kehadiran Danrem dan rombongan Dandim 0705/Magelang Letkol Arm Rohmadi mengucapkan terimakasih kepada Danrem 072/Pamungkas dan rombongan yang naik sepeda dari Yogyakarta untuk panen jagung dan olah raga bersama anggota Kodim 0705/Magelang beserta anggota Persit.

Dandim 0705/Magelang menjelaskan lahan di samping Rusunawa seluas 3.500 meter persegi yang dulunya adalah semak belukar tidak ditanami namun sekarang bisa kita tanami jagung dan saat ini kita bisa panen bersama dan hasilnya akan kita bagikan kepada masyarakat di sekitarnya.

Lebih lanjut Dandim menandaskam, Kodim 0705/Magelang akan membuat konsep untuk mengolah lahan-lahan tidur yang belum aktif milik TNI AD maupun lahan milik masyarakat dan swasta agar dapat diaktifkan lagi. Lahan tersebut akan memanfaatkan tanaman palawija maupun pohon keras sehingga program pemerintah untuk ketahanan pangan bisa tercapai.|njar

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *