STIE Graha Ganesha Cetak SDM Profesional

 STIE Graha Ganesha Cetak SDM Profesional
Digiqole ad

TANGSEL – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Graha Ganesha, Jakarta, menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) program bea siswa anak  bangsa, yang berlagsung di Gedung Pendidikan Graha Ganesha, Ciputat, Tangerang Selatan,  Sabtu (21/12/2019).

Program bea siswa ini bertujuan untuk melepaskan anak-anak yang kurang mampu dari belenggu kebodohan, juga bagi anak-anak bangsa yang berprestasi.

Ketua Lembaga Program Penerimaan Bea Siswa Yayasan Pendidikan Graha Ganesha, Mubarok. S.Kom mengungkapkan, mengikuti perkembangan zaman dan persaingan global, sebagai suatu bentuk kenyataan yang tak mungkin bisa dihindari.

“Tentunya ini membawa dampak pada tersedianya Sumber Daya Manusia (SDM) yang unggul, profesional dan excellent. Sekaligus sebagai konsekuensi Lembaga Pendidikan Tinggi harus mampu mencetak tenaga ahli sebagai SDM yang memiliki pengetahuan secara akademik, serta mampu dalam mempresentasikan masalah secara ilmiah,” kata Mubarok.

Ia juga menyebutkan, perlunya menguasai peralatan analisis serta berpikir logis, kritis, sistematis dan analitis. Selain itu juga memiliki pengetahuan konsepsional untuk mengidentifikasi dan merumuskan masalah yang dihadapi, juga mampu menawarkan alternatif pemecahannya, paparnya.

Melakukan MoU

Sementara itu, Ketua Catur Wangsa Nusantara, Achmad Taufiqurrahman menegaskan, Yayasan Catur Wangsa Nusantara telah menjalankan Instruksi Presiden  Republik Indonesia Nomor: 6 Tahun 2018 Tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan dan Peredaran Narkotika.

Taufiqurrahman menyebutkan, ada beberapa indikator keberhasilan atas Inpres Nomor 6 Tahun 2018, yang telah dicapai. Selain itu, Catur Wangsa Nusantara, juga telah melaksanakan amanah, dengan melakukan MoU antara TNI dengan Badan Narkotika Nasional. Kerma : Nomor 05/V/2015, Catur Wangsa Nusantara melakukan MoU dengan Batalyon Infanteri 310/Kidang Kancana, ungkapnya.

Lanjutnya, begitu pula pencapaian para peserta rawat inap Catur Wangsa Nusantara yang mendapatkan Beasiswa Strata Satu. Hal ini menjadi social Preuneur bekerja sama dengan Founder Shusyu Tubagus Satya. Bahkan Taufiqurrahman mengungkapkan, sebanyak 100 prajurit TNI berprestasi hari ini, Sabtu (21/12/2019) mendapatkan beasiswa Strata Satu di STIE Graha Ganesha.

Tidak hanya itu, Ketua Catur Wangsa Nusantara juga menyebutkan, ada juga PKBM Pemuda Pelopor yang bergerak bersama-sama berkontribusi dalam dunia pendidikan, dengan menjaring masyarakat Sukabumi Raya yang putus sekolah, untuk mengikuti Program Paket A,B dan C secara Gratis di Bataliyon 310/KK dan Balai Rehabilitasi Rumah Singgah Kancana Nusantara, paparnya.

“Kami Bangga Indonesia, kami ada untuk Indonesia, inilah makna dari kegiatan ini,” tambahnya.

Begitu pula Direktur Penguatan Lembaga Rehabilitasi Komponen Masyarakat (Dit. PLRKM) Deputi Bidang Rehabilitasi BNN, Dra. Mayda Wardianti, M.Si, berpesan kepada para peserta rawat inap yang mengikuti program beasiswa di STIE Ganesha, mengikuti program rehabilitasi jangan sampai relapse atau kembali lagi ke masa lalu. Bahkan ia berharap para peserta tetap fokus mengikuti pendidikan perkuliahan, tandasnya.

Membudayakan Belajar

Komandan Batalyon Infanteri (Danyonif) 310/Kidang Kencana, Letnan Kolonel Infanteri Andik Siswanto mengatakan, kegiatan Bimtek Program Beasiswa prajurit prestasi, dimana Batalyon Infanteri 310/KK akan memberikan Program Beasiswa Pendidikan di lingkungan TNI dan Sipil.

“Ini untuk memberikan akses yang merata, demi memajukan kesejahteraan sosial di bidang Pendidikan yang nyata, dalam rangka mewujudkan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia pada umumnya, begitu pula bagi TNI khususnya,” ujar Andik.

Lebih lanjut Danyonif 310/Kidang Kencana menjelaskan, tugas Komandan satuan dalam meningkatkan kesejahteraan prajurit, salah satunya dengan membudayakan belajar dan berlatih dibidang kemiliteran. Sehingga prajurit menjadi profesional, dalam meningkatkan SDM. Juga agar  prajurit tidak tertinggal dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, tanpa meninggalkan jati diri prajurit, sehingga tumbuh prajurit – prajurit masa depan yang mampu menjawab tantangan tugas ke depan, ujarnya.

Tentunya, melalui kerjasama antara Yonif 310/KK, Brigif 15/Kujang II, Kodam III/Siliwangi dengan Sekolah Tinggi Ekonomi Ganesha, Cakti Budi Bhakti dan Catur Wangsa Nusantara, dalam program kuliah TNI berprestasi Sarjana Strata Satu dan Magister Pasca Sarjana, tambah Danyonif 310/Kidang Kencana. (rls)

 

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *