
Karo Penmas Divisi Humas Polri : TNI-Polri Tidak Segan Tindak Tegas KKB Resahkan Masyarakat
JAKARTA – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) saat ini tengah masif melakukan aksi teror baik kepada masyarakat sipil hingga tak segan-segan menembak personel TNI-Polri. Meski gencarnya serangan KKB di Papua, Polri sendiri belum menambah personelnya disana.
Hal itu diungkapkan oleh Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Awi Setiyono. Polri dinilai belum membutuhkan penebalan personel disana.
“Sampai dengan saat ini belum ada penebalan personel,” kata Brigjen Awi kepada wartawan, Selasa (22/9/2020).
Dengan masifnya penyerangan yang dilakukan KKB, Lanjut Karo Penmas Divisi Humas Polri, nantinya akan menjadi bahan evaluasi Polri terkait pengamanan disana. Meski begitu sejauh ini ia menyebut jumlah personel Polri di Papua masih sama seperti sebelumnya.
“Hal ini tentunya akan menjadi evaluasi pimpinan Polri yaitu ASOPS yang mengendalikan Operasi di Papua,” ujarnya.
Awi juga menyebutkan, pihaknya bersama TNI juga masih melakukan pemburuan terhadap KKB. TNI-Polri juga tidak segan-segan menindak tegas para KKB yang dinilai meresahkan masyarakat itu.
“Tim tetap melakukan pencarian dan pengejaran terhadap pelaku kriminal di Papua,” tegas Awi.
Untuk diketahui, Mabes Polri sudah membeberkan data aksi kejahatan KKB selama kurun waktu tahun 2020 hingga bulan September. Tercatat ada sebanyak 46 kasus lebih kekerasan yang dilakukan KKB baik terhadap masyarakat sipil hingga TNI-Polri.
Terbaru, ada satu anggota TNI tewas ditembak KKB di Kabupaten Intan Jaya setelah sebelumnya ada dua tukang ojek yang tewas dibantai KKB. Belakangan ini ada seorang pendeta yang tewas tertembak diduga dilakukan oleh KKB.
Dalam kasus pendeta ini, KKB gencar menyebarkan berita jika pelaku penembakan adalah TNI. Polri sendiri sudah membantah berita yang masif disebarkan oleh KKB tersebut. (Yor)