Kalurahan Maguwoharjo Anggarkan Rp 15 M Pemindahan Kantor Kalurahan.

 Kalurahan Maguwoharjo Anggarkan Rp 15 M Pemindahan Kantor Kalurahan.
Digiqole ad

SLEMAN – Rencana pemindahan kantor kalurahan Maguwoharjo akan direalisasikan tahun ini.

Pemindahan kantor kalurahan sudah mendapat ijin dari Gubernur DIY, Sri Sultan HB X dan Bupati Sleman, Sri Kustini. Dan untuk merealisasikan pembangunan tersebut, pemerintah kalurahan Maguwoharjo telah menganggarkan sebesar Rp 15 miliar.

Guna memberi keamanan dan kenyamanan pelayanan yang lebih baik, pemerintah Kalurahan Maguwoharjo Sleman, akan segera memindahkan dan membangun kantor baru.

Diharapkan pembangunan kantor kalurahan selesai dibangun bersamaan dengan selesainya pembangunan Tol Jogja -Solo, medio September tahun depan.

“Pemindahan kantor akan menempati tanah kas kalurahan. Luas tanah yang dibutuhkan sekitar 25 ribu meter persegi. Untuk kantor kalurahan sekitar 15 ribu meter persegi. Selebihnya untuk alun-alun dan taman.

Selain pemindahan kantor kalurahan, juga pemindahan Puskesmas. Di samping itu juga akan dilengkapi berbagai sarana penunjang. Sehingga ke depan akan menjadi kantor kalurahan terpadu. Dan saat ini sudah dalam proses analisa Amdaling” terang Lurah Maguwoharjo Kasidi SE, Rabu (12/4/2022).

Ditambahkannya, konsep pembangunan kantor lebih modern tetapi tanpa meninggal ciri khas Jogjakarta. Jadi nanti ada pendopo juga ada alun-alun. Sehingga masyarakat dapat memanfaatkan semua sarana dan fasilitas yang tersedia.

Lebih jauh Kasidi menguraikan, salah satu alasan pemindahan kantor kalurahan, karena kantor saat ini berada pada jalur padat lalu lintas. Yakni berada di ring road timur dan jalur utama Jogja -Solo. Sehingga masyarakat akan masuk dan keluar kantor kalurahan harus ekstra hati-hati.

Menjawab pertanyaan awak media terkait alih fungsi kantor lama, Kasidi mengatakan kemungkinan akan dibangun hotel atau rest area. Namun saat ini masih dalam tahap kajian.

“Kantor kalurahan Maguwoharjo berasa di lokasi yang strategis, 50 meter dari tol. Namun tidak terganggu aktivitas lalu lintas. Dan pemerintah kalurahan sudah meminta jalur khusus kereta yang melayani rute Maguwo – Jakarta. Dan masyarakat yang tengah melintas di Maguwoharjo dapat rehat dan singgah menikmati destinasi wisata yang ada di Maguwoharjo” ujarnya.

Pembangunanan kantor Kalurahan Maguwoharjo yang diperkirakan menghabiskan anggaran sekitar Rp 15 miliar ini nanti dibiayai 40 persennya dari dana APBKal dan 60 persen dari pemerintah kabupaten Sleman.(njar)

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *