Sambangi Pendemo Ngotot, Kapolda Kalsel Santai dan Imbau Anggota Bersikap Persuasif

 Sambangi Pendemo Ngotot, Kapolda Kalsel Santai dan Imbau Anggota Bersikap Persuasif
Digiqole ad

BANJARMASIN – Pihak Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan (Kalsel) tetap kedepankan sikap persuasif saat hendak membubarkan pendemo dari kalangan mahasiswa, yang menolak pengesahan UU Cipta Kerja yang berlangsung sejak Kamis 15 Oktober 2020 siang hingga larut malam tidak juga membubarkan diri.

Meski telah ditemui oleh Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Nico Afinta, massa tetap ngotot tak ingin membubarkan diri.

Massa dalam jumlah besar berorasi di depan kantor DPRD Kalimantan Selatan Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin, pada Kamis (15/10/2020) malam.

Dalam video yang diterima oleh media, tampak Nico mengajak diskusi massa dengan sikap humanis, berbicara secara tenang dengan nada rendah.

“Saya menjamin tidak ada satupun anggota yang bertindak represif. Kita tak ingin ada kekerasan di aksi demo ini. Semua tetap damai,” kata Nico, Kamis (15/10/2020) malam.

Mahasiswa masih bersikukuh tak mau membubarkan diri, meski telah melanggar aturan dalam berdemo yaitu hingga pukul 18.00 waktu setempat

Karena hingga larut malam massa pendemo tak juga membubarkan diri. Kapolda menghimbau dengan persuasif kepada mahasiswa untuk bubar dengan tertib.

“Saya sudah perintahkan anggota tetap mengedepankan sikap humanis untuk mendinginkan suasana aksi kawan-kawan buruh dan adik-adik mahasiwa,” paparnya.

Kapolda menyampaikan aspirasi dalam sistem demokrasi adalah hal yang wajar dan menjadi salah satu jalur di sistem bernegara.

“Kami selaku aparat sangat menghargai apa yang menjadi tuntutan massa buruh terkait (pengesahan) UU Cipta Kerja. Wakil rakyat di DPRD Kalimantan Selatan juga memastikan menerima baik apapun aspirasi yang disampaikan,” katanya.

Untuk itu Nico berharap massa demo dapat menjaga ketertiban demi terjaganya kondusifitas di tengah masyarakat.

Apalagi saat ini pandemi Covid-19, maka diingatkan oleh Kapolda tetap mematuhi protokol kesehatan sehingga tidak muncul klaster baru dampak dari kerumunan massa di aksi demo.

“Jadi tolong, tetap tertib dan patuhi protokol kesehatan. Yakinlah, demo yang tertib akan membuahkan hasil yang diharapkan sesuai tujuan,” tambah Nico. (Yor)

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *