Inovasi Parikesit Antarkan Sriyati Sipora Menuju Perawat Teladan Nasional

 Inovasi Parikesit Antarkan Sriyati Sipora Menuju Perawat Teladan Nasional
Digiqole ad

Sleman – Berkat inovasi Pak Tani Basmi Suket Teki (Parikesit) Sriyati Sipora, yang merupakan perawat Puskesmas Kalasan, berhak maju dalam pemilihan perawat teladan tingkat nasional 2022.

Selain Sriyati Sipora, Dinas Kesehatan juga meloloskan tiga tenaga kesehatan (Nakes) yang beradu di level nasional. Di antaranya nakes kategori Laboratarium, Gizi dan Lingkungan.

Inovasi Parikesit sendiri merupakan inovasi pemberdayaan kaum mellineal dalam membantu pencegahan Penyakit Tidak Menular (PTM). Salah satunya Hipertensi.

Melalui inovasi ini penurunan kasus Hipertensi bisa ditekan secara signifikan, utamanya kasus Hipertensi di Kalasan Sleman.

“Saya berharap inovasi Parikesit dapat dikembangkan di seluruh Indonesia. Mengingat inovasi ini sangat efektif dalam mengurangi dan pencegahan PTM. Karena dari tahun ke tahun tren PTM di Indonesia mengalami peningkatan yang sangat tinggi” terang Sriyati di sela-sela Senam Bersama dan Gerakan Masyarakat Sehat, di komplek Kalurahan Taman Martani Kalasan, Sabtu (6/8/2022).

Dijelaskan Sriyati, peran kader Parikesit yang dikawal generasi muda dan selalu didampinginya sangat membantu penderita PTM, khususnya Hipertensi.

Dimana kader Parikesit selalu aktif mendampingi, mengambilkan dan memantau, mengecek gula darah hingga edukasi. Selain itu para kader di posbindu juga melakukan screening kesehatan sesama remaja.

Hipertensi, imbuhnya, merupakan penyakit tidak menular tetapi tren kasusnya selalu meningkat. Dan Hipertensi ini tidak ada gejala khusus. Sehingga masyarakat tidak menyadari jika dirinya terkena Hipertensi.

“Penderita Hipertensi harus minum obati secara rutin. Jika tidak Hipertensi dapat menyerang organ-organ fital bahkan dapat berakibat hingga kematian” terang perempuan kelahiran Maluku ini.

Sementara itu Kepala Puskesmas Kalasan dr Dini Threes Harjanti mengatakan penderita Hipertensi sangat tinggi. Namun setelah adanya kader Parikesit jumlah penderita Hipertensi dapat ditekan secara baik.

“Inovasi Parikesit yang dikembangan Sriyati Sipora sangat efektif mencegah tingginya kasus Hipertensi di Kalasan. Dan berkat inovasi tersebut Sriyati Sipora akan maju dalam pemilihan perawat teladan tingkat nasional. Semoga beliau bisa menang” pungkasnya.|njar

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *