DAERAH

Bermain Bersama Ibu, Cegah Stunting Sejak Dini: Gerakan Dapur Ibu Cerdas Hadir di Samarinda

Samarinda — “Dapur Ibu Cerdas Indonesia Tanpa Stunting”, atau disingkat DICINTAI, merupakan gerakan edukatif yang menekankan pentingnya peran ibu dalam mencegah stunting sejak dini. Program ini hadir dengan pendekatan yang ringan, menyenangkan, dan mudah diterapkan di lingkungan keluarga, terutama selama masa emas 1000 hari pertama kehidupan anak.

Melalui kegiatan seperti bermain bersama, orang tua—khususnya ibu—didorong untuk lebih aktif mendampingi proses tumbuh kembang anak secara fisik, mental, dan emosional.

Bermain: Bahasa Awal Anak, Fondasi Masa Depan

Marliana Wahyuningrum, seorang akademisi dan aktivis perempuan, menjelaskan bahwa bermain adalah bahasa alami anak.
“Dari luar mungkin terlihat sederhana, tapi menyusun gelas, misalnya, bisa melatih fokus, keberanian, dan rasa percaya diri anak. Ini adalah bentuk stimulasi awal yang sangat penting,” ujar Marliana, yang juga  Ketua Ikatan Penata Persona Indonesia (IPPRISIA) Kaltim.

Ia menambahkan, anak-anak yang merasa aman dan bahagia saat bermain cenderung memiliki perkembangan fisik dan mental yang lebih seimbang. Hal ini menjadi dasar tumbuh kembang yang optimal sekaligus fondasi utama dalam pencegahan stunting.

Tren Penurunan Stunting di Samarinda

Data terbaru dari Dinas Kesehatan Kota Samarinda menunjukkan bahwa angka stunting terus menurun dalam empat tahun terakhir:
• 2022: 24,7%
• 2023: 20,3%
• 2024: 18,1%
• 2025 (per Desember): 16,4%

Meskipun penurunan ini patut diapresiasi, angka tersebut masih berada di atas target nasional sebesar 14% pada tahun 2026. Ini menjadi pengingat bahwa upaya pencegahan tetap harus diperkuat, terutama di tingkat keluarga dan komunitas.

Edukasi, Kolaborasi, dan Cinta dari Rumah

Melalui kolaborasi lintas lembaga seperti IPPRISIA Kaltim, masyarakat mendapat edukasi menyeluruh tentang pentingnya asupan gizi seimbang, kebersihan lingkungan, serta stimulasi dini berbasis kasih sayang.

Berbagai pelatihan untuk ibu rumah tangga juga rutin diselenggarakan. Topik yang dibahas mencakup pengolahan makanan sehat, pola pengasuhan anak (parenting), hingga cara bermain yang edukatif dan menyenangkan. Tujuannya adalah membekali para ibu agar tak hanya menjalankan peran domestik, tetapi juga berperan sebagai pendidik dan pelindung utama bagi anak-anak mereka.

Perubahan Besar Dimulai dari Hal Sederhana

Stunting bukan semata persoalan tinggi badan, melainkan menyangkut potensi anak yang tidak berkembang secara optimal. Menangkalnya tidak harus mahal atau rumit. Justru, perubahan besar sering dimulai dari hal-hal kecil: waktu berkualitas bersama anak, perhatian penuh, pelukan hangat, dan permainan yang bermakna.

Program Dapur Ibu Cerdas mengingatkan kita bahwa masa depan anak Indonesia bisa dijaga sejak dini—dimulai dari rumah. Dari pelukan ibu, dari tawa anak saat bermain, dan dari dukungan komunitas yang peduli.

Karena membesarkan anak bukan hanya soal memberi makan, tapi juga soal menumbuhkan mereka dengan cinta.

Related Articles

Back to top button