Antisipasi Covid-19, Prokes Menjadi Hal Utama Pengunjung Ragunan Saat Libur Hari Raya Idul Fitri

 Antisipasi Covid-19, Prokes Menjadi Hal Utama Pengunjung Ragunan Saat Libur Hari Raya Idul Fitri
Digiqole ad

TAMAN Margasatwa Ragunan (TMR) Jakarta Selatan, siap menerima pengunjung pada saat libur Hari Raya Idul Fitri, dengan persyaratan utama yaitu memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) DKI Jakarta.

Bahkan untuk jam operasional dari TMR itu sendiri, dimulai sejak pukul 07:00-14:00 WIB. Selain itu pula untuk pendaftaran pengunjung dengan menggunakan sistem online.

Begitu pula bagi pengunjung wajib mendaftar pada saat H-1 sebelum berkunjung, bahkan untuk informasi pendaftaran, pihak TMR memberikan informasi melalui sosial media yang dimiliki TMR.

Sementara itu, petugas Pelayanan Informasi dan Kehumasan TMR Wahyudi Bambang menjelaskan, pengunjung TMR saat Pandemi ini, kapasitasnya dibatasi hanya 30 persen. Hal ini untuk menghindari terjadi kepadatan dan kerumunan penggunjung saat berada di dalam area TMR, tentunya juga wajib menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes).

“Bila dengan asumsi 100 ribu pengunjung, maka hanya 30 persen atau 30 ribu pengunjung saja yang bisa masuk ke dalam TMR ini,” kata Wahyudi, saat ditemui di ruang kerjanya TMR Jakarta Selatan, Selasa (11/5/2021).

Lebih jauh petugas Pelayanan Informasi dan Kehumasan TMR mengungkapkan, pihak TMR tetap mengantisipasi Covid-19, tentunya dengan pengawasan yang ketat terhadap pengunjung.

“Kita harus terus mengantisipasti, seperti menginformasikan, melalui pengeras suara. Namun disini yang terpenting adalah pengawasan terjadap pengunjung,” jelasnya.

Wahyudi menjelaskan, kita harus menegur pengunjung bila membuat kerumunan, dan bila menyalahi aturan protokol kesehatan.

Begitu pula dengan pengawasan pengunjung, Wahyudi menyebutkan, TMR juga menyiapkan petugas pengawas baik itu dari internal dan eksternal, yang jumlahnya sebanyak 150 petugas, dimana petugas tersebut sudah terkoordinasi dengan instansi terkait.

Selanjutnya upaya lain yang perlu dipersiapkan Wahyudi mengatakan, dalam hal mengantisipasi Covid-19, TMR menyiapkan fasilitas tempat untuk mencuci tangan lengkap dengan sabun, yang ditempatkan di titik-titik pengunjung berada seperti pintu masuk, tempat kuliner, dan lain sebagainya, sehingga masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

Wahyudi juga menyebutkan, biasanya untuk pengunjung tertinggi saat libur lebaran, yaitu terjadi pada hari kedua dan ketiga, kemudian hari berikutnya melandai dan terus menurun.

“Kemungkinan bila melihat anomo masyarakat untuk berkunjung ke TMR, ini bisa saja mencapai 30 ribu pengunjung saat lebaran ini,” ujarnya.

Begtu juga dengan pengunjung yang memanfaatkan berbagai tempat untuk makan saat berada di dalam TMR, ia menyebutkan, hal itu tidak menjadi masalah, asalkan tetap menjaga jarak, dan mematuhi protokol kesehatan.

Namun yang tidak boleh dilakukan, bila pengunjung ini membuat acara sendiri yang pastinya akan menimbulkan kerumunan.

Untuk itu wahyudi mengingatkan, pengujung wajib menggunakan masker, membawa hansanitizer, jangan berkumpul, jangan buat acara yang menimbulkan kerumunan.

“Nikmatilah Ragunan ini dalam suasana apapun, termasuk dalam suasana Pandemi,” tambah Wahyudi. (vn)

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *