DUNIA

Menlu Sugiono Tegaskan Indonesia Sumbang Dana sebagai Langkah Konkret Rehabilitasi Gaza

Filipina – Menteri Luar Negeri Sugiono menjelaskan Indonesia menyumbang dana US$ 1 miliar untuk rekonstruksi dan rehabilitasi di Gaza agar kehidupan masyarakat di sana menjadi lebih baik.

Ini merupakan langkah maju karena tidak hanya berkutat pada penciptaan perdamaian di Gaza, tetapi juga supaya kehidupan masyarakat menjadi lebih baik.

“Kita selama ini selalu ber-statement kita peduli sama warga Palestina, peduli sama saudara saudara kita. Kita mengirim bantuan kemanusiaan. Apa kita mau berhenti di situ saja? Bagaimana kelanjutan mereka? Ini ada kesempatan juga untuk kita berpartisipasi, berkontribusi dalam upaya rehabilitasi Gaza ini. Kita ikut,” ucap Menlu Sugiono di Cebu, Filipina, Kamis (29/01/2026).

Menlu Sugiono mengatakan sejauh sudah ditempuh berbagai upaya untuk mengubah situasi di Gaza antara lain, tercapainya gencatan senjata, pertempuran yang sudah berhenti serta penyaluran bantuan kemanusiaan.

Selanjutnya adalah rehabilitasi. Menlu Sugiono menjelaskan bahwa Dewan Perdamaian atau Board of Peace dibentuk atas dasar keinginan untuk memperbaiki situasi di Gaza, termasuk mengenai rehabilitasi atau pembangunan.

“Upaya berikutnya adalah melakukan rehabilitasi dan rekonstruksi artinya pembangunan. Pembangunan rumah, pembangunan jalan, infrastruktur yang rusak, rumah sakit, sekolah dan sebagainya. Ini semua perlu uang,” ucap Menlu.

Menlu Sugiono menegaskan dana yang dimaksud bukan iuran atau syarat yang harus dibayar Indonesia untuk menjadi anggota Board of Peace. Indonesia kini sudah menjadi anggota tanpa membayar.

Sumbangan yang diberikan adalah bentuk kontribusi konkret Indonesia dalam proses rehabilitasi di Gaza. Tentu dengan tujuan mengubah keadaan di sana supaya menjadi lebih baik.

“Mekanismenya nanti seperti apa. Ini semuanya juga masih belum rinci. Baik dari pihak Board of Peace-nya sendiri maupun dari kita. Tapi intinya kemarin Pak Presiden memutuskan bahwa kita akan juga berkontribusi terhadap Board of Peace karena ini digunakan untuk melakukan rekonstruksi dan rehabilitasi di Gaza,” ucap Menlu Sugiono.

Related Articles

Back to top button