
Bhabinkamtibmas Pulau Tidung Bersama Tiga Pilar Monitoring Cuaca dan Sampaikan Imbauan Keselamatan Nelayan
Kepulauan Seribu – Bhabinkamtibmas Pulau Tidung, Polres Kepulauan Seribu, Brigadir Andika Fajar bersama unsur pemerintah dan instansi terkait melaksanakan kegiatan monitoring cuaca di wilayah Kelurahan Pulau Tidung, wilayah hukum Polsek Kepulauan Seribu Selatan, Rabu (14/01/2026) pagi.
Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut melibatkan Lurah Pulau Tidung, Kasi Kesejahteraan Rakyat Kelurahan Pulau Tidung, Kasatgas Pol PP Kelurahan Pulau Tidung, Satpol PP Kecamatan dan Kelurahan Pulau Tidung, serta Dinas Perhubungan. Monitoring dilakukan sebagai langkah antisipatif untuk memastikan kondisi cuaca dan keselamatan aktivitas masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
Sekitar pukul 09.30 WIB, petugas menyambangi para nelayan dan melakukan dialog langsung untuk memantau situasi di lapangan sekaligus mendengarkan kondisi yang mereka hadapi akibat cuaca angin barat yang melanda perairan sekitar Pulau Tidung.
Dalam kesempatan tersebut, petugas menyampaikan imbauan kamtibmas dan keselamatan pelayaran kepada para nelayan agar tidak memaksakan diri melaut apabila cuaca tidak mendukung. Nelayan diingatkan untuk selalu memperhatikan tanda-tanda cuaca buruk seperti gelombang tinggi, angin kencang, dan hujan lebat yang berisiko membahayakan keselamatan di laut.
Selain itu, nelayan juga diimbau untuk menggunakan life jacket, membawa pelampung tambahan, senter, serta alat komunikasi yang berfungsi dengan baik, dan memastikan mesin kapal dalam kondisi prima sebelum berangkat. Petugas turut mengingatkan agar nelayan tidak mengabaikan informasi prakiraan cuaca dari BMKG maupun laporan kondisi lapangan karena perubahan cuaca dapat terjadi secara tiba-tiba.
Apabila mengalami kendala di laut, seperti gangguan mesin atau menemukan kejadian menonjol, nelayan diimbau segera melaporkan melalui layanan darurat kepolisian 110 agar dapat segera ditindaklanjuti.
Dari hasil kegiatan tersebut, petugas menampung aspirasi para nelayan yang menyampaikan bahwa kondisi cuaca angin barat menyebabkan mereka tidak dapat melaut dan mencari ikan. Para nelayan berharap adanya perhatian dan bantuan dari pihak kelurahan, khususnya berupa bantuan sembako, untuk meringankan beban ekonomi selama tidak dapat beraktivitas di laut.
Kegiatan monitoring cuaca dan dialog bersama nelayan ini diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan, menekan angka kecelakaan laut, serta memperkuat sinergi antara aparat, pemerintah kelurahan, dan masyarakat dalam menjaga keselamatan dan kesejahteraan warga pesisir Pulau Tidung.




