WISATAWAN BELANDA NIKMATI INDAHNYA NGARAI SIANOK

 WISATAWAN BELANDA NIKMATI INDAHNYA NGARAI SIANOK
Digiqole ad

Bukittinggi-mimbar.co.id-Ngarai sianok adalah salah satu destinasi wisata di Sumatera Barat, lembah curam yang berada di tengah Kota Bukittinggi, Provinsi Sumatera Barat.

Lembah panjang dan berkelok ini terletak di selatan Ngarai Koto Gadang sampai Ngarai Sianok Enam Suku, dan berhenti di Palupuh. Sementara itu Lembah curam ngarai ini mempunyai kedalaman hingga 100 meter, dan memunyai panjang kurang lebih 15 kilometer, dengan lebar 200 meter.

Ngarai Sianok merupakan pemisah pulau Sumatera menjadi dua bagian yang memanjang atau disebut Patahan Semangko. Sepanjang patahan yang dindingnya sangat curam serta tegak lurus ini membentuk lembah hijau yang merupakan hasil sinklinal (gerakan turunnya kulit bumi).

Tidak hanya pemandangan tebing curam saja, Batang Sianok (batang dalam bahasa Minangkabau berarti sungai) yang mengalir di Ngarai Sianok pun menambah keindahan lokasi wisata ini. Airnya yang cukup jernih ini bermuara ke Samudera Hindia. Terkadang aliran Sungai Sianok sering digunakan untuk beraktivitas olah raga air seperti, arung jeram, kayak, dan kano.

Suasana sejuk di kawasan dataran tinggi, panorama alam yang menyajikan keindahan Ngarai terlihat begitu menawan. Salah satu wisatawan mancanegara asal Belanda Wim yang saat itu berkunjung ke Ngarai Sianok menyebutkan, bahwa alam di Indonesia sangat menarik.

Saya berada di Indonesia selama empat minggu. Kami datang kesini sengaja karena tertarik keindahan alam Indonesia, selama empat minggu ini, kami akan menjelajah seluruh alam Indonesia mulai dari Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali,” kata Wim yang ditemui saat berkunjung ke Ngarai Sianok, kota Bukittinggi, Rabu (8/2/2018).

Turis asal Belanda itu menyebutkan ketertarikanya akan keindahan alam Indonesia, seperti Ngarai Sihanok yang menurutnya, mirip dengan Green Conyon ala Amerika.

Saya juga mengagumi keramahan masyarakat Indonesia yang memiliki kultur dan kelezatan makanan khas Indonesia. Saya datang bersama keluarga besar dari Belanda kesini,” ungkapnya.

Selama di Sumbar, Wim juga akan mengunjungin beberapa destinasi wisata yang menarik, seperti Jam Gadang di pusat kota Bukit Tinggi, menikmati kuliner khas Minangkabau. (Vn)

Digiqole ad

Berita Terkait

Tinggalkan Komentar

Your email address will not be published. Required fields are marked *